Berikut Ini Adalah Cara Memandikan Mayit Yang Benar Lengkap Beserta Doanya

Salah satu perihal bisa ditunaikan setiap muslim pas tahu seseorang meninggal adalah bisa dengan menunjang mensucikan, mengkafani, sesudah itu menguburkannya.

Perlu diketahui bahwa langkah memandikan jenazah bukan sembarangan dan tersedia urutan tersendiri yang perlu dipenuhi oleh hendak memandikan jenazah tersebut. tentunya anda pasti membutuhkan tempat pemandian jenazah yang baik dan layak untuk digunakan maka anda bisa segera kunjungi http://pemandianjenazah.net

Memandikan mayat hukumnya adalah fardu kifayah atas muslim lain yang masih hidup.

Artinya, misalnya di pada mereka tersedia yang mengerjakanya, kewajiban itu udah terbayar dan gugur bagi muslim selebihnya sebab perintah memandikan mayat itu adalah kepada umumnya muslim.

Namun bagi muslim yang mati syahid tidaklah dimandikan meskipun ia dalam suasana junub sekalipun.

Tetapi ia hanya dikafani dengan pakaian yang baik untuk kain kafan, dilengkapi kalau tidak cukup atau dikurangi kalau berlebih dari tuntunan sunah, lalu dimakamkan dengan darahnya tanpa dibasuh sedikit pun.

Beliau menyuruh agar para syuhada dari Perang Uhud dikuburkan dengan darah mereka tanpa dimandikan dan disembahyangkan.

Syarat Wajib jenazah yang perlu atau pun disarankan untuk dimandikan adalah ketika,

Mayat orang islam.
Ada tubuhnya, meskipun sedikt yang bisa dimandikan.
Mayat itu bukan mati syahid.
Bukan bayi yang keguguran dan kalau lahir dalam suasana udah meninggal tidak dimandikan

Kemudian, tak hanya tahu langkah mandikan mayit dengan benar dan baik, perlu syarat bagi orang yang hendak memandikan jenazah, yakni di antaranya adalah:

Muslim, berakal, baligh.
Berniat memandikan jenazah.
Jujur dan saleh.
Terpercaya, amanah, tahu hukum memandikan mayat dan bisa menutupi aib si mayat.

Tata Cara Memandikan Jenazah dan Doa Memandikan Jenazah
Bagi umat Islam yang hendak mengantarkan saudaranya sesama muslim ke liang kubur, perlulah untuk memandikan atau mensucikan, mengkafani, dan menshalati jenazah selanjutnya khususnya dahulu.

Karena manusia berkunjung ke dunia ini dengan tubuh yang suci, maka ketika ia lagi terhitung perlu disucikan khususnya dahulu, kalau mereka yang gugur dalam berjihad di jalan Allah SWT.

Dan selanjutnya inilah beberapa langkah memandikan jenazah orang muslim.

1. Menyiapkan semua peralatan untuk memandikan jenazah.

Sebelum memandikan jenazah, siapkan peralatan yang diperlukan yakni sebagai sarana untuk meluruhkan kotoran terhadap badan empunya dan tak menimbulkan keburukan bagi jenazah dan orang lain.

Peralatan yang diperlukan untuk memandikan jenazah pada lain sebagai berikut:
Tempat memandikan terhadap ruangan tertutup.
Air secukupnya.
Sabun, air kapur barus dan wangi-wangian.
Sarung tangan untuk memandikan.
Potongan atau gulungan kain kecil-kecil.
Kain basahan, handuk, dan lain-lain.

2. Ambil kain penutup dan gantikan kain basahan agar aurat utamanya tidak kelihatan

3. Mandikan jenazah terhadap daerah tertutup.

4. Pakailah sarung tangan dan membersihkan jenazah dari segala kotoran.

5. Pakai sarung tangan yang masih baru, lalu membersihkan semua badannya dan tekan perutnya perlahan-lahan.

6. Tinggikan kepala jenazah agar air tidak mengalir kearah kepala.

7. Masukkan jari tangan yang udah dibalut dengan kain basah ke mulut jenazah, gosok giginya dan membersihkan hidungnya, sesudah itu diwudhukan.

8. Siramkan air ke sebelah kanan dahulu, sesudah itu ke sebelah kiri tubuh jenazah.

9. Mandikan jenazah dengan air sabun dan air mandinnya yang terakhir dicampur dengan wangi-wangian.

10. Perlakukan jenazah dengan lembut ketikan membalik dan menggosok bagian tubuhnya.

11. Memandikan jenazah satu kali kalau bisa membersihkan ke semua tubuhnya itulah yang wajib.

12.Disunahkan mengulanginya {beberapa|sebagian|lebih dari satu} kali dalam bilangan ganjil.

13. Jika terlihat dari jenazah itu najis sesudah dimandikan dan perihal badannya, perlu dibuang dan dimandikan lagi.

Jika terlihat najis sesudah diatas kafan tidak perlu diulangi mandinya, lumayan hanya dengan membuang najis tersebut.

14. Bagi jenazah wanita, sanggul rambutnya perlu di lepaskan dan dibiarkan menjulur ke belakang, sesudah disiram dan dibersihkan, lalu dikeringkan dengan handuk dan dikepang.

15. Keringkan tubuh jenazah seteah dimandikan dengan kain agar tidak membasahi kain kafannya.

16. Selesai dimandikan, sebelum saat dikafani berilah parfum yang tidak mengandung alkohol, umumnya memakai air kapur barus.

MasyaAllah, sungguhlah pengetahuan selanjutnya bisa memberi tambahan kemudahan untuk kita agar nantinya ketika tahu tersedia seorang muslim yang udah berpulang.

Maka kalau memungkinkan merupakan tugas kita untuk memandikan dan menunjang prosesi sesudah itu dengan baik.

Lalu bagaimana dengan doa ketika hendak memandikan jenazah?

Ulasan berkaitan : Niat, Doa, Tata Cara dan Rukun Shalat Jenazah Lengkap Bahasa Arab serta Latin

Niat Doa Ketika Hendak Memandikan Jenazah
Tata langkah memandikan jenazah dan doa memandikan jenazah / Pic source : tribunnews

Setelah tahu bagaimana caranya memandikan jenazah, inilah doa niat memandikan mayit sebagai pelengkap dari ulasan tata langkah yang udah disebutkan.

Niat Memandikan Mayit / Jenazah Laki-laki
نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذَاالْمَيِّتِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla adaa’an ‘an haa-dzal mayyiti lillaahi ta’aala

Artinya:

Saya niat memandikan untuk mencukupi kewajiban dari mayit (laki-laki) ini sebab Allah Ta’ala

Niat Memandikan Jenazah / Mayit Perempuan
نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذِهِ الْمَيِّتَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla adaa’an ‘an haadzihil mayyitati lillaahi ta’aala
Artinya:

Saya niat memandikan untuk mencukupi kewajiban dari mayit (perempuan) ini sebab Allah Ta’ala

dan setelah pengurusan jenazah seperti memandikan mengkafani dan menyolatkan sudah selesai, maka anda pasti membutuhkan keranda jenazah untuk mengantarkan mayit ke pemakaman, maka anda bisa kunjungi http://pemandianjenazah.net/kain-penutup-keranda-jenazah

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *